Dear Boy,
Arif Rahman Hakim putra pertama bapak Salamun dan Ibu Ida.
10 tahun telah kita jalani sejak masih kecil, sebelum kita masuk TK kita sudah berteman. Ayahmu teman ayahku, ibumu teman ibuku adikmu teman adikku dan kamu sahabatku.
boy, mengingat kembali dirimu dan seluruh tingkah usilmu.
terkadang memberikan arti tersendiri. "rambut landak" itu julukan dari sejak kecil. saat sepulang TK selalu bersama-sama, berbagi bekal dan berbagi tawa. saat kita kembali bersama satu kelas di SD kelas lima karena kita sama-sama pindah dari sekolah lama, saat kita sekelas lagi waktu SMP di kelas 8B.
21 januari 2010 titik paling menyakitkan bagi diriku. saat itu aku baru 2 bulan kehilangan seorang Ayah dan aku harus kehilangan dirimu juga. berat memang tapi itulah yang terjadi. masih kuingat betul saat kau menjadi satu-satunya orang yang tersenyum saat melayat kerumahku, tanpa kutahu maksud dari senyumanmu itu.
hampir 6 tahun sejak aku kehilangan sahabat yang jahil sepertimu. disaat hari terakhirmu aku menerima pukulan di bahu yang sangat kuat dari dirimu dan kau dengan asyiknya memfoto orang sekelas.
bukan maksud untuk mengingat kembali luka lama. hanya saja karena kamu spesial maka kamu tak akan pernah bisa terlupakan. doaku untukmu boy semoga tempat terbaik Tuhan ada untukmu dan sampaikan juga rinduku pada Ayahku!
Sabtu, 26 Desember 2015
Jumat, 25 Desember 2015
SRIWIJAYA LEADERS FORUM 23-25 Oktober 2015 INDERALAYA SUMATERA SELATAN
Sriwijaya Leaders Forum. 23-25 Oktober 2015 Inderalaya Sumatera Selatan.
Disini aku ingin menceritakan pengalamanku mengikuti kegiatan ini. Ini event nasional pertama yang kuikuti. Secara keseluruhan inilah tempatku belajar menemukan arti sebenarnya dari dunia ini. Event ini terbagi dua yaitu sriwijaya leaders forum (SLF) itu sendiri yang merupakan kegiatan bagi calon-calon pemimpin Indonesia nantinya dan pekan kreanovator muda nasional (PKMN). Nah aku ikut yang SLF karena aku bukan anak penelitian hehe.
Oke back to topic. Disini pesertanya dari berbagai daerah. dari pulau Sumatera, Jawa,Bali,NTT hingga ke sulawesi. Datang kesini dengan penuh perjuangan karena waktu itu namaku lolos menjadi peserta tapi masih di "wating list" jadi aku menanti ada peserta yang tidak daftar ulang barulah aku menggantikan posisinya. Dan aku dikabari melalui email h-6 kegiatan bahwa aku terpilih menjadi peserta utama. Senang bercampur bingung waktu itu karena mau berangkat ga ada dana hehe, tapi alhamdulillah Allah memudahkan jalanku. Aku berangkat dari Bengkulu pulang dulu kerumah hari Selasa sore ke curup trus Rabu Pagi naik travel dari rumah ke LubukLinggau dan meneruskan perjalanan menggunakan kereta akhirnya aku sampai juga di Palembang.
sampai disini aku merasa minder saat ketemu sama teman-teman yang keren dari universitas lain. entahlah tapi ini yang kurasakan selama hari pertama. belum lagi aku masih semester tiga sedangkan mereka sudah semester atas dan punya komunitas, pimpinan organisasi dan ada yang sudah keluar negeri menjadi delegasi indonesia atau delegasi universitasnya. Sedangkan aku? hehehe
Aku kenalan dengan banyak orang keren dan berprestasi disini. Disaat orang lain mengatakan aku sudah keren disini sampai disana aku ga ada apa-apanya. inilah dunia yang sesungguhnya :)
kegiatan dan materinya juga lumayan meskipun tidak sesuai rundown acara. tapi tak apalah karena teman-teman disini benar-benar super abis. pada berbagi cerita, pengalamannya masing-masing. dan sekarang kami masih aktif berkomunikasi di grup line.
Universitas yang ada delegasinya ada dari UNIMED,UNRI,UMRI,USU,UNSRI,UKB,UIN SUSKA RIAU,UNAND,UNJA,UNILA,UNIB,UI,UNJ,UNPAD,ITS,UNISSULA,UII,UGM,UIN SUNAN KALIJAGA,UNHAS,UNMUH MAKASSAR,UNTAD PALU,STIMIK PRIMAKARA BALI,UNIMOR NTT. yang aku ingat cuma itu sih hehe, maaf kalo ada yang gakesebut guys dan aku sendiri perwakilan UNIB, padahal Bengkulu_Sumatera Selatan kan bertetangga :)
Kegiatan yang paling berkesan dan selalu dikenang pada hari ketiga dimana pada hari ketiga itu kita ada youth action di desa burai di kabupaten ogan komering ilir. Tapi sebelum kesana kita harus dapaatkan dana minimal seratus ribu dalam waktu satu setengah jam di pasar inderalaya dan ga boleh mulai pake moda pribadi! gilaaa hehe. ini pertama kalinya aku begini. jadi aku ada di kelompok 94 gabungan kelompak 9 dan 4 wkwk. ada bang hendri,kak hafiz,kak verory,bang abid,kak andri,kak Arif, kak fadly,aziz,mbak henny,mbak ilmal, kak nesya dan mbak silvia. kita mulai jualan dengan cara masing-masing. partner jualanku Aziz dan setelah muter-muter cari barang akhirnya kita putuskan untuk menjualkan kue seorang bapak(lupa namanya hehe) selama satu setengah jam kita berhasil dapat uang 12 ribu! bukan pencapaian yang keren karena bang hendri sama mbak Ilmal dapat 98 ribu entah darimana saja hahaha dan kelompok kita mendapatkan 178 ribu kalo ga salah yeeee. setelah dari pasar kita lanjut ke masjid bajumi sekitar 10 menit dari pasar dan asli ini masjid keren abis konstruksinya. selepas istirahat di masjid kita ngelanjutin perjalanan ke desa Burai sekitar 45menit. dan sampai disana kita ngelakuin project sosial. kelompok kami memutuskan membagi tim menjadi dua. tim 1 membuat forum diskusi bersama ibu-ibu desa burai dan tim 2 diskusi bersama pemuda desa burai.
aku belajar banyak dari sini walaup kegiatannya cuma tiga hari. saat dimana persahabatan baru terjalin disini,saat aku mendapat ilmu yang sekarang berguna untuk kehidupanku sendiri dan saat dimana aku belajar tentang dunia yang sesungguhnya. orang sering berkata "jika kamu berada diantar orang-orang kreatif, maka kamu akan jadi kreatif dan jika kamu berada diantara orang-orang yang selalu positif pemikirannya maka kamu akan seperti itu juga". nah itu kurasakan setelah menjadi bagian dari SLF ini. saat dimana sekarang aku sedang meniti project yang teman-teman SLF lainnya sudah lakukan. aku harus kembali keaderahku dan membangunnya menjadi lebih baik lagi.bertemu orang hebat,berprestasi dan peka terhadap sosial benar-benar menggugah hati dan fikiran yang selama ini hanya tertuju untuk fokus ke diri sendiri. mungkin inilah sedikit ceritaku tentang event yang paling mengesankan ini. besok-besok aku cerita lagi tentang perjalananku dalam mencari arti dunia yang sebenarnya :)
Kamis, 24 Desember 2015
apakah kita sudah mengenal dengan baik teman-teman kita?
"jika berfikir telah memahami buku hanya dengan sekali baca,maka fikirkan lagi bahwa kamu harus membaca buku itu lagi. seseorang yang benar-benar memahami isi dari satu buku harus membaca berkali-kali buku tersebut hingga memahaminya." hal itu menurutku juga berlaku dalam pertemanan. jika kamu melihat temanmu hanya dari satu sisi kehidupannya saja maka pasti pandanganmu tentang temanmu hanya sebatas sudut pandang itu saja. kamu harus melihat temanmu dari berbagai sudut pandang, memhaminya dari semua hal yang terjadi dalam hidupnya baru kamu akan benar-benar mengerti akan dirinya. orang yang humoris belum tentu kehidupanya juga selucu dan sesenang apa yang sering ia utarakan. bisa jadi di relung hati yang paling dalam ia merupakan pribadi yang sering merasa kesepian, sering menangis dan sering merasa bahwa tak punya tempat bersandar yang tepat. orang yang kelihatannya pendiam belum tentu tidak melakukan apa-apa dalam hidupnya. bisa jadi ia peraih medali emas olimpiade atau mungkin atlit berprestasi.
seseorang pernah berkata kepadaku "sebaik-baiknya teman baru masih baik teman lama". mungkin argumen dia memang benar karena teman lama sudah teruji seiring dengan pertambahan waktu dan usia. aku tidak mencoba mejadi teman yang serba tahu kehidupan temanku yang lain atau menjadi spesial di hidup mereka,tapi aku mencoba menjadi teman yang peduli satu sama lain. sering terfikir pertanyaan "bagaimana caramu memperlakukan temanmu? apakah mereka juga memperlakukanmu sama seperti yang kamu lakukan?".
sekarang mari lihat dari perspektif yang berbeda. "pernahkah kalian menanyakan kabar duluan kepada teman kalian? secara pribadi aku sering melakukan ini. biasanya kepada teman-teman jauh yang berada diluar provinsi. tetapi apakah teman-temanku yang lain melakukan hal yang sama? jawabannya cukup aku saja yang tahu. tapi jelas bukan seperti apa yang diharapkan :) lanjut ke pertanyaan kedua "apakah temanmu sering menelpon atau chattinga dengan dirimu? jawabannya hampir sama dengan yang diatas. biasanya aku yang seringkali memulai percakapan atau menelpon mereka. dan ini pertanyaan yang terkadang sering aku renungkan "apakah temanmu menghargai dirimu seperti kamu menghargai mereka? untuk yang satu ini aku belum tahu. hingga saat ini aku berusaha menghargai teman-temanku dengan tidak menyueki mereka saat dalam percakapan, tidak diam ketika dalam perbincangan ditelepon dan kadang-kadang bercanda untuk mencairkan suasana. ya untuk beberapa hal aku harap maklum apabila chat tidak dibalas segera atau telpon tidak diangkat. barangkali mereka sibuk.
terkadang aku sedikit kesal ketika banyak orang mengatakan aku sombong. mungkin dari dalam diri ini masih ada sedikit sifat tinggi hati yang terkadang tidak disadari. cuma apakah kalian benar-benar berfikir kalau aku yang salah? apakah kalian pernah menanyakan kabarku,apa kegiatanku sekarang? apakah harus selalu aku yang mulai tu semua? rasanya tidak juga. lucu ketika ada seorang mengatakan "jangan lupa oleh-olehnya" ketika aku berpergian keluar provinsi sedangkan dia sendiri tidak mendoakan aku selamat dijalan apalagi menanyakan kabarku :)
semua ini merupakan pengalaman pribadi. barangkali teman-teman yang membaca ini mengalami hal yang berbeda dengan orang-orang disekitarnya. ayo dari sekarang mulai lebih respek terhadap orang disekitar. mulai menanyakan kabar mereka dan mulai percakapan ringan. barangkali ada orang disekitamu yang kesepian dan membutuhkan teman bicara.
Curup, 25 Desember 2015
Reka Aprianita seorang gadis biasa-biasa saja yang baru mencoba untuk berkarya
#CMIIW ^_^
seseorang pernah berkata kepadaku "sebaik-baiknya teman baru masih baik teman lama". mungkin argumen dia memang benar karena teman lama sudah teruji seiring dengan pertambahan waktu dan usia. aku tidak mencoba mejadi teman yang serba tahu kehidupan temanku yang lain atau menjadi spesial di hidup mereka,tapi aku mencoba menjadi teman yang peduli satu sama lain. sering terfikir pertanyaan "bagaimana caramu memperlakukan temanmu? apakah mereka juga memperlakukanmu sama seperti yang kamu lakukan?".
sekarang mari lihat dari perspektif yang berbeda. "pernahkah kalian menanyakan kabar duluan kepada teman kalian? secara pribadi aku sering melakukan ini. biasanya kepada teman-teman jauh yang berada diluar provinsi. tetapi apakah teman-temanku yang lain melakukan hal yang sama? jawabannya cukup aku saja yang tahu. tapi jelas bukan seperti apa yang diharapkan :) lanjut ke pertanyaan kedua "apakah temanmu sering menelpon atau chattinga dengan dirimu? jawabannya hampir sama dengan yang diatas. biasanya aku yang seringkali memulai percakapan atau menelpon mereka. dan ini pertanyaan yang terkadang sering aku renungkan "apakah temanmu menghargai dirimu seperti kamu menghargai mereka? untuk yang satu ini aku belum tahu. hingga saat ini aku berusaha menghargai teman-temanku dengan tidak menyueki mereka saat dalam percakapan, tidak diam ketika dalam perbincangan ditelepon dan kadang-kadang bercanda untuk mencairkan suasana. ya untuk beberapa hal aku harap maklum apabila chat tidak dibalas segera atau telpon tidak diangkat. barangkali mereka sibuk.
terkadang aku sedikit kesal ketika banyak orang mengatakan aku sombong. mungkin dari dalam diri ini masih ada sedikit sifat tinggi hati yang terkadang tidak disadari. cuma apakah kalian benar-benar berfikir kalau aku yang salah? apakah kalian pernah menanyakan kabarku,apa kegiatanku sekarang? apakah harus selalu aku yang mulai tu semua? rasanya tidak juga. lucu ketika ada seorang mengatakan "jangan lupa oleh-olehnya" ketika aku berpergian keluar provinsi sedangkan dia sendiri tidak mendoakan aku selamat dijalan apalagi menanyakan kabarku :)
semua ini merupakan pengalaman pribadi. barangkali teman-teman yang membaca ini mengalami hal yang berbeda dengan orang-orang disekitarnya. ayo dari sekarang mulai lebih respek terhadap orang disekitar. mulai menanyakan kabar mereka dan mulai percakapan ringan. barangkali ada orang disekitamu yang kesepian dan membutuhkan teman bicara.
Curup, 25 Desember 2015
Reka Aprianita seorang gadis biasa-biasa saja yang baru mencoba untuk berkarya
#CMIIW ^_^
Senja Tak Pernah Salah
Senja tak pernah salah tuan
Tak pernah salah dalam menentukan pilihan
Saat dimana senja harus memilih waktu yang tepat untuk tenggelam dan terbit
Saat senja memutuskan menghadirkan keindahannya padamu
Aku dan senja tak jauh berbeda tuan
Aku tak pernah salah menjatuhkan pilihan
Aku tahu kapan waktu yang tepat untuk terus berharap dan berhenti berharap
Saat aku memutuskan menghadirkan tawa dalam kehidupanmu
Andai orang sepertimu ada banyak. Ratusan atau ribuan
Tentu aku tak perlu melakukan semua ini
Melamun memikirkan dirimu, merindukan kebaikan dirimu
Berdoa agar aku bisa berada disisimu
Senja dan aku tak jauh berbeda tuan!
Tak pernah salah dalam menentukan pilihan
Saat dimana senja harus memilih waktu yang tepat untuk tenggelam dan terbit
Saat senja memutuskan menghadirkan keindahannya padamu
Aku dan senja tak jauh berbeda tuan
Aku tak pernah salah menjatuhkan pilihan
Aku tahu kapan waktu yang tepat untuk terus berharap dan berhenti berharap
Saat aku memutuskan menghadirkan tawa dalam kehidupanmu
Andai orang sepertimu ada banyak. Ratusan atau ribuan
Tentu aku tak perlu melakukan semua ini
Melamun memikirkan dirimu, merindukan kebaikan dirimu
Berdoa agar aku bisa berada disisimu
Senja dan aku tak jauh berbeda tuan!
Langganan:
Komentar (Atom)
